1.Timba
2.Kran
3.Batu
4.Kerikil
5.Arang
6.Pasir
7.Ijuk
Cara Pembuatan:
1.Siapkan timba
2.Lubangi timba sesuai dengan ukuran kran
3.Pasang kran ke timba sesuai dengan lubang
4.Masukan batu secukupnya
5.Setelah batu,masukan kerikil secukupnya
6.Setelah kerikil,masukan arang secukupnya
7.Setelah arang,masukan pasir secukupnya
8.Setelah pasir,masukan ijuk secukupny
9.Setelah ijuk,tambahkan pasir lagi secukupnya
10.Setelah pasir,masukan lagi ijuk secukupnya
11.Masukan air kotor ke dalam timba
Tujuan Pembuatan:
tujuan yang hendak kami capai dalam makalah ini adalah sebagai berikut.
1.
Untuk mengetahui
bagaimana memperoleh air bersih dari penjernih air sederhana.
2.
Untuk mengetahui
hubungan penjernih air sederhana dengan sistem koloid.
Kesimpulan
Berdasarkan
data dan analisa di atas, dalam makalah ini kami menyimpulkan sebagai berikut.
1. Alat penjernih
air sederhana dapat menghasilkan air jernih dari air keruh. Karena suspensi
(air keruh) memiliki partikel-partikel cukup besar dibandingkan kerapatan
komponen-komponen alat penjernih air sehingga kotoran tertinggal di dalamnya.
Selain itu alat penjernih air mengandung tawas yang akan mengendapkan berbagai
kotoran dalam air keruh.
2. Alat penjernih
air merupakan salah satu alat yang menggunakan sifat koagulasi dalam koloid.
Yakni menambahkan koagulator “tawas” untuk mengendapkan koloid lain seperti
koloid tanah liat dan partikel-partikel lain yang membuatnya keruh. Selain itu
juga terdapat sifat adsorbsi sehingga permukaan tawas menyerap zat-zat warna,
pestisida, detergen dll yang terdispersi dalam air.
Saran
Adapun saran yang
dapat kami berikan melalui makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Masyarakat dan
teman-teman siswa SMPN 10
Surabaya pada khususnya diharapkan memanfaatkan teknologi sederhana ini karena sangat
bermanfaat bagi kita semua karena air bersih merupakan kebutuhan mutlak yang
harus terpenuhi.
DAFTAR PUSTAKA
Surabaya
2013 Chemistry Bringing Science to Your Life SMPN 10 Surabaya Grade VII H.Surabaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar